Inovasi dan Prestasi KPPN Medan II

I. INOVASI
 
Upaya inovasi muncul sebagai suatu jawaban atas tuntutan pemenuhan kebutuhan internal organisasi dan peningkatan pelayanan kepada mitra kerja KPPN. Untuk mengakomodir kedua tuntutan tersebut, KPPN Medan II melakukan 2 program inovasi, yaitu:
 
A. PROGRAM PLUS (Pengembangan Layanan Untuk Satker)

Merupakan program inovasi pelayanan yang diharapkan dapat memberi efek kepada pihak eksternal seperti satker mitra kerja KPPN
.
1. Pemilihan Sumatera
Sumatera adalah singkatan dari satker utama mitra kerja. Status Sumatera diberikan kepada satker yang memiliki prestasi dalam pencapaian tingkat realisasi anggaran, keakuratan perencanaan kas, ketertiban rekonsiliasi dan penyampaian LPJ bendahara pengeluaran selama periode tertentu. Dengan status sumatera maka satker akan memperoleh kartu sumatera dan mendapatkan akses layanan tanpa antrian dalam pengajuan SPM, rekonsiliasi, dan konsultasi dengan customer service.
 
2. SMS Center (0853-60-200-123)
SMS Center adalah layanan aplikasi berbasis SMS yang digunakan KPPN untuk menyampaikan update pemberitahuan/ informasi secara langsung kepada satker mengenai surat KPPN, undangan kegiatan, perubahan peraturan, aplikasi, dll. SMS center ini juga dapat digunakan oleh satker untuk mengetahui informasi mengenai status proses SPM, jumlah pagu dan realisasi belanja satker, serta penyampaian saran/ kritik/ masukan/ pertanyaan kepada KPPN. Dengan bantuan database satker yang ada di KPPN, aplikasi ini dapat digunakan untuk mengirimkan pesan ke banyak penerima dalam sekali pengiriman sehingga mempermudah proses penyampaian informasi kepada seluruh satker KPPN.
 
3. Hot Line Service (061-455-3421)
Hot line service adalah layanan sambungan telepon yang dapat digunakan satker untuk brkomunikasi dengan pihak KPPN terutama petugas help desk KPPN yang akan melayani konsulltasi, konfirmasi, atau kebutuhan informasi satker lainnya.
 
4. Antrian System Barcode
Antrian system bar code adalah sistem aplikasi yang digunakan satker yang hendak mendapat layanan di KPPN untuk mendapatkan penomoran antrian dengan cara menembak  bar code yang terdapat pada KIPS menggunakan laser. Untuk mempermudah  satker, aplikasi ini menggunakan komputer touch screen. Kelebihan penggunaan aplikasi ini diantaranya adalah dapat mencetak nomor antrian sekaligus checklist  yang  berisi detail jumlah dan jenis dokumen  yang dibawa satker serta kelengkapannya, dengan checklist inilah petugas KPPN mulai memeriksa kelengkapan dokumen yang dibawa satker. Checklist ini juga dapat difungsikan sebagai bukti pengembalian apabila ada kesalahan/ kekurangan pada berkas yang dibawa satker.
Selain itu, aplikasi ini juga membantu petugas KPPN untuk memonitor jumlah antrian dan dokumen  yang dibawa satker yang akan dilayani. Selanjutnya dengan data bar code pada aplikasi, maka petugas FO KPPN dapat mengetahui identitas petugas satker, sehingga dapat memberikan sentuhan keramahan saat memanggil satker yang akan dilayani.
 
5. Monitoring Display
Monitoring display adalah layanan display monitor komputer yang menampilkan informasi seputar penyelesaian SP2D, penyelesaian BAR, serta running text info KPPN.
 
6. Aplikasi Web Vera
Aplikasi berbasis web digunakan dalam rangka melaksanakan proses penerbitan BAR dan LPJ Bendahara. Dengan aplikasi ini mempermudah proses perekaman, pencetakan , dan penyelesaian BAR serta monitoring penyempaian LPJ di seksi vera. Dengan aplikasi ini pelayanan rekonsiliasi dan LPJ di seksi vera berjalan dengan lebih baik.
 
7. Treasuri
Treasuri adalah singkatan dari training dan edukasi untuk satker kami. Dengan memanfaatkan fasilitas Mini TLC yang dimiliki, KPPN Medan II memberikan pelatihan dan  pembelajaran mengenai aplikasi maupun pengetahuan teknis perbendaharaan untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan para satker mitra kerjanya. Sehingga peningkatan kompetensi dan kemampuan  diharapkan dapat memberi pengaruh positif dalam perbaikan pengelolaan anggaran di KPPN maupun satker secara keseluruhan.
 
8. Handbook Satker
Adalah buku saku yang berisi kumpulan pengetahuan di bidang perbendaharaan, pemecahan masalah teknis yang sering dihadapi satker, kumpulan ketentuan teknis perbendaharaan, dll.

9. Website Resmi
KPPN medan II telah membuat web dengan alamat www.kppnmedan2.net dan dapat diakses oleh semua satker mitra kerja yang memerlukan umtuk mendapatkan atau mengunduh informasi terkait bidang perbendaharaan seperti aplikasi, peraturan, serta monitoring proses dokumen di KPPN.

B. PROGRAM BANG APIK (Pengembangan Aplikasi Internal KPPN)
Merupakan program inovasi dalam bidang administrasi perkantoran melalui pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas internal KPPN.
 
1. e-Arsip
e-Arsip adalah kegiatan  pengelolaan arsip secara digital dengan menggunakan sistem aplikasi berbasis komputer. Arsip yang dikelola oleh KPPN seperti SP2D beserta lampirannya, LPJ Bendum, dan LKPP akan ditata secara sistematis di dalam gudang arsip dan dicatat letaknya dalam aplikasi e-Arsip.  Tujuan dari penggunaan aplikasi ini adalah untuk mempermudah proses pencarian/penelusuran dokumen arsip ketika dibutuhkan.
 
2. Aplikasi Persuratan
Aplikasi persuratan adalah aplikasi yang digunakan untuk mencatat surat keluar dan masuk KPPN. Dengan aplikasi ini, penomoran agenda surat masuk dan penomoran surat keluar tidak lagi dilakukan secara manual melainkan sudah dilakukan secara otomatis. Disamping itu, aplikasi persuratan juga berfungsi untuk melakukan monitoring volume surat masuk dan keluar KPPN serta penyelesaian tugas unit kerja KPPN seperti laporan, rekonsiliasi, pengembalian SPM, dll.
 
3. Usulan Perubahan Lay Out KPPN
untuk mendukung pelaksanaan kegiatan operasional dan pelayanan yang dilaksanakan oleh pihak KPPN, di tahun 2012 telah dilakukan upaya pengusulan perubahan lay out ruangan KPPN kepada pihak GKN. Penyempurnaan lay out dengan standar kantor pelayanan tentunya akan meningkatkan kinerja KPPN.
II. PRESTASI
 
Juara Harapan Ketiga KPPN Percontohan berdasarkan Keputusan Dirjen Perbendaharaan Nomor 179/PB/2007 tentang Penetapan Pemenang Penilaian KPPN Percontohan di Lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tahun 2007.